Tunawisma Pahlawan Insiden Bom Manchester Dapat Tawaran ‘Wah’ Dari Pemilik West Ham

Tunawisma Pahlawan Insiden Bom Manchester Dapat Tawaran ‘Wah’ Dari Pemilik West Ham

Seorang tunawisma, yang memasuki Manchester Arena untuk membantu anak-anak terluka usai serangan bom pada konser Ariana Grande (23/5), mendapat tawaran yang bisa mengubah hidupnya dari pemilik West Ham United.

Tunawisma tersebut bernama Stephen Jones, seorang Mancunian [penduduk Manchester, Red] dan saat itu dia sedang tertidur di dekat Manchester Arena. Kepada ITV dia menceritakan secara detail bagaimana dia mencabut paku dan pecahan kaca dari wajah anak-anak korban ledakan.

Mantan tukang batu ini hampir setahun tidur di dekat Manchester Arena, dia mengatakan: “Hanya karena saya tunawisma bukan berarti saya tidak punya hati seorang manusia,”

“Mereka membutuhkan pertolongan dan saya merasa sesorang akan datang ketika saya butuh bantuan,”

“Ini hanya naluri untuk membantu ketika orang membutuhkan pertolongan Anda dan itu anak-anak dengan darah di sekujur tubuh mereka, menangis dan menjerit,”

“Itu harus dilakukan. Anda harus membantu. Jika saya tidak membantu saya tidak akan bisa memaafkan diri sendiri karena pergi dan meninggalkan anak-anak seperti itu,”

Jutaan orang menonton video tersebut di media sosial, termasuk pemegang saham mayoritas West Ham United, David Sulivan. Pengusaha ini tersentuh dengan cerita Jones dan meminta bertemu Jones di BBC Radio 5 Live.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*