Tekad Juventus Menyamai Rekor Arsenal

Tekad Juventus Menyamai Rekor Arsenal

Juventus punya satu kiper dan empat pemain bertahan ketika klub itu memakai formasi empat bek, dan kelimanya membentuk sebuah pertahanan yang supersolid.

Kiper Gianluigi Buffon dan empat benteng di hadapannya, tiga Italia, satu Brasil: Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli, dan Dani Alves, menjadikan I Bianconeri sebuah tim yang membuat para lawan di Liga Champions kehilangan akal.

Juventus sukses membungkam Barcelona, yang tak bisa membuat satu gol pun dalam waktu 180 menit.

Bahkan ketika bermain di hadapan lebih dari 96 ribu penonton di Camp Nou pada leg II perempat final, para penjaga pertahanan itu tak goyah.

Juventus sudah tidak kebobolan dalam total 621 menit di Liga Champions musim ini. Selain mereka berlima, Juventus juga masih punya kiper kedua, Neto. Lalu para bek lainnya, yaitu Daniele Rugani, Alex Sandro, dan Stephan Lichtsteiner.

Dengan semua kiper dan pemain bertahan itu, Juventus bisa melalui lima laga di fase gugur Liga Champions atau enam kali jika dihitung dengan matchday 6 di fase grup tanpa kebobolan.

Hasil terakhir adalah Juventus menang 2-0 di kandang Monaco, Stade Louis II, 3 Mei lalu, pada leg I semifinal. Pada semifinal kedua, Juventus akan menjamu Monaco di stadion kebanggaan, Juventus Stadium.

Para awak Juventus, yaitu Gianluigi Buffon, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, dan Andrea Barzagli merayakan kemenangan atas Manchester City di fase Grup D Liga Champions di Etihad Stadium, Manchester, Inggris pada 15 September 2015.

Di Liga Champions, terakhir kali Juventus kebobolan di kandang sendiri adalah pada 2 November tahun lalu ketika bermain seri 1-1 dengan Lyon di fase grup.

Membuat Kylian Mbappe dan Radamel Falcao, duet striker Monaco, sekali lagi merasa frustrasi karena tak bisa mencetak gol menjadi niat berikut.

Kalau bisa membuat clean-sheet lagi, maka Juventus akan menyamai rekor yang dibuat oleh Arsenal pada musim 2005-2006.

Ketika itu, pasukan Arsene Wenger membuat enam clean-sheet beruntun di fase gugur, mulai 16 besar hingga semifinal.

Juventus termasuk salah satu lawan yang dibuat mandul. Hanya, di final Arsenal kalah dari Barcelona dengan skor 1-2.

Kalau dihitung dengan clean-sheet sejak fase grup, maka Arsenal menjadi pemegang rekor tak kebobolan sebanyak 10 laga dalam satu musim.

Ketika itu, Wenger mengandalkan kiper Jens Lehmann dan kuartet bek Emmanuel Eboue, Kolo Toure, Sol Campbell, dan Ashley Cole.

Pada musim sebelumnya, 2004-2005, AC Milan membuat lima clean-sheetberuntun. Back four Milan diisi oleh Cafu, Jaap Stam, Alessandro Nesta, dan Paolo Maldini dengan Dida sebagai kiper.

Sayangnya, sampai di final, Milan dikalahkan oleh Liverpool dalam sebuah laga yang kemudian dikenal dengan istilah The Miracle of Istanbul.

Klub yang juga sukses tak kebobolan secara beruntun adalah Manchester United pada 2007-2008. United melakukannya sejak leg II babak 16 besar hingga kelar semifinal.

Di final, bertemu Chelsea, laga harus ditentukan melalui adu penalti dan dimenangi oleh United. Edwin van der Sar dipercaya untuk berdiri di antara dua tiang gawang, sementara Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, Patrice Evra, dan Wes Brown berdiri di depannya.

Sekarang yang menjadi sorotan adalah usia para pemain bertahan utama Juventus. Buffon telah berusia 39 tahun, Chiellini 32 tahun, Barzagli 35 tahun, Alves 34 tahun.

Yang termuda adalah Bonucci, 30 tahun. Bagaimanapun, usia tak bisa mengelabui. Namun, harap diingat: ini Italia.

Bek adalah komoditas tak langka. Juventus sudah punya calon penerus. Rugani (22) dan Mattia Caldara (23) siap mengambil alih setiap saat ada bek Juventus yang pensiun.

Tentu saja mereka akan butuh waktu untuk matang supaya menjadi seperti para bek Juve saat ini.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*