Liga Champions, Monaco Berharap Falcao dan Mbappe Bisa Menyengat

Liga Champions, Monaco Berharap Falcao dan Mbappe Bisa Menyengat

Juventus berpeluang menembus babak final Liga Champions Eropa lagi dan memenangi Seri A Liga Italia dengan rekor baru, enam kali. “Kami harus memulihkan energi dan berfokus melawan Monaco,” kata Manajer Juventus, Massimiliano Allegri, setelah mereka bermain 1-1 melawan Torino di Seri A, Minggu lalu.

Juventus hanya butuh hasil 0-0 melawan AS Monaco di Stadion Juventus, Turin, dinihari nanti, untuk lolos ke final Liga Champions. Juve menang 2-0 di kandang klub Liga 1 Prancis tersebut pada pertemuan pertama semifinal.

Di kompetisi lokal, Juventus akan memastikan gelarnya saat bertandang ke markas peringkat kedua, AS Roma. Pertandingan itu akan berlangsung lima hari setelah Juventus menjamu Monaco.

“Kami tidak boleh memotong alur putaran,” kata Allegri. “Pertandingan melawan Roma datang setelah pertandingan Selasa ini (dinihari nanti).”

Allegri mengistirahatkan sejumlah pemain kuncinya dalam pertarungan antar-tim sekota atau derby Turin di Stadion Juventus.

Namun klub berjulukan The Bianconeri ini akhirnya terpaksa menurunkan ujung tombak, Gonzalo Higuain, untuk menyamakan skor pada menit-menit terakhir.

Juventus tampaknya akan menurunkan kembali Higuain melawan Monaco. Penyerang kawakan dari Argentina ini memborong dua gol kemenangan pada semifinal pertama.

Manajer Monaco, Leonardo Jardim, tetap optimistis. “Kami percaya diri melawan Juventus meski tahu pertandingan akan sangat sulit,” kata Jardim. “Jika kami bisa mencetak gol lebih dulu, mungkin itu akan bisa mengubah keadaan,” manajer asal Portugal ini melanjutkan.

Jardim berharap penyerang berusia 18 tahun, Kylian Mbappe, dan pencetak gol terbanyak mereka, Radamel Falcao, tampil lebih baik dibanding pada semifinal pertama.

Di Stade Louis II, Monaco, dua penyerang tersebut gagal memanfaatkan peluang untuk membobol gawang kiper Juventus, Gianluigi Buffon.

Jardim menurunkan Mbappe dan Falcao sebagai pemain cadangan ketika mereka mengalahkan Nancy 3-0 pada Liga 1, Sabtu lalu. Tujuannya, agar dua penyerangnya itu bisa tampil lebih segar melawan Juventus.

Meski Juventus lebih berpeluang lolos ke final, Monaco tak boleh disepelekan. Pasalnya, calon kuat juara Liga 1 ini punya ketajaman yang luar biasa.

Mereka baru saja meraih kemenangan sembilan kali beruntun di kompetisi lokal dan mencetak 149 gol dalam semua kompetisi musim ini.

Mbappe hanya tampil 10 menit melawan Nancy. Tapi hal itu sudah cukup baginya untuk mencetak gol ketiga Monaco.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*