Juventus Kecam RAI Terkait Dugaan Rasis Pada Benatia

Juventus Kecam RAI Terkait Dugaan Rasis Pada Benatia

Juventus menyayangkan dan mengecam pihak RAI Sport atas dugaan penghinaan dan rasisme pada bek andalan mereka, Mehdi Benatia usai pertandingan melawan Torino akhir pekan lalu.

Usai pertandingan di Juventus Stadium itu, sebuah insiden terjadi saat Benatia diwawancarai Rai usai pertandingan melalui sebuah link video dengan menggunakan alat bantu ear-piece.

Dalam wawancara itu, Benatia mendengar sebuah penghinaan rasis melalui telinganya. Benatia pun lantas bertanya balik” “Apa yang anda katakan, orang Maroko sialan? Siapa yang berkata itu? Apa yang orang bodoh ini bicarakan?”.

Presenter acara pun tampak mendengarnya, tapi mencoba untuk mengabaikan hal itu dan berkata pada Benatia: “Ini tampak seperti beberapa masalah teknis. Tak ada satupun yang mendengar tentang penghinaan itu”.

Benatia yang marah pun lantas kemudian melepas ear-piece sebelum mengakhiri wawancara.

Menanggapi insiden tersebut, pihak Juventus pun mengecam Rai dan tak percaya serta mengatakan bahwa secara teknis itu tak masuk akal.

“Menyusul penghinaan pada Benatia yang dia dengar lewat ear-piece-nya saat wawancara di Calcio Champagne, Juventus FC mengungkapkan keprihatinannya atas insiden tersebut,” bunyi rilis klub.

“Sejumlah komentar informal, termasuk di sosial media, mengatakan bahwa itu karena dugaan adanya gangguan dari layanan produksi yang disediakan Juventus pada Raisport di Juventus Stadium. Itu sangat tak bisa dipercaya dan secara teknis tak masuk akal, mengingat jalur audio (n-1) berjalan langsung dari kantor pusat RAI di Milan ke earphone. Pihak produksi tak punya kontak langsung dengan yang diwawancara.”

“Juventus berharap penyelidikan internal Raisport berlanjut tanpa mereka menggunakan alasan yang cenderung mengecilkan apa yang terjadi dan mendistorsi fakta.”

Sementara itu, Benatia juga bereaksi melalui media sosial dengan sebuah pesan berbunyi: “Saya orang Maroko, dan saya bangga akan hal itu.”(foti/dzi)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*