Jose Mourinho, dari ‘The Special One’ Kini ‘The Humble One’

Jose Mourinho, dari 'The Special One' Kini 'The Humble One'

Manajer Manchester United, Jose Mourinho, kembali melontarkan pernyataan mengejutkan usai menjuarai Liga Europa. Kali ini, dia menyebut dirinya sendiri manajer terburuk di dunia.

Mourinho baru saja membawa Setan Merah meraih trofi Liga Europa untuk pertama kalinya usai mengalahkan Ajax Amsterdam dua gol tanpa balas. Namun, dia merasa torehan ini belum cukup menutupi dosanya di sepanjang musim ini.

Pria asal Portugal itu memang berhasil membawa MU menjadi yang terbaik di kompetisi kasta kedua di Eropa pada musim ini. Tapi, dia gagal membawa Setan Merah juara Premier League atau bahkan sekadar finis di urutan empat besar.

Maka itu, dia kemudian mengungkapkan kerendahan hatinya usai partai final. Dia kini tak hanya menyandang status The Special One tetapi juga The Humble One.

“Ada seseorang yang mampu memenangkan setiap pertandingan. Tapi, saya tak pernah mengalaminya dalam karier saya. Tapi, dalam musim yang buruk pun, saat ketika saya merasa tim saya adalah tim terburuk di dunia dan saya merasa menjadi manajer terburuk di dunia, kami berhasil memenangkan tiga trofi dan melaju ke Liga Champions berkat raihan juara bukan finis di posisi ketiga atau keempat,” ujar Mourinho seperti dikutip Soccerway.

“Kami juga merasa sangat terhormat bisa melaju ke Piala Super Eropa dan menantang juara Liga Champions. Ini benar-benar kemenangan yang luar biasa, kemenangan pragmatisme, kemenangan orang-orang yang rendah hati yang menghormati lawannya,” jelasnya. (ren)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*