Granit Xhaka Tegaskan Tidak Akan Ubah Gaya Mainnya

FBL-ENG-PR-ARSENAL-MAN UTD

Sejak bergabung dengan Arsenal dari Borussia Monchengladbach pada bursa transfer musim panas 2016, Granit Xhaka mengalami kesulitan akibat gaya permainannya yang keras dan membuatnya beberapa kali mendapatkan sanksi berupa kartu kuning, kartu merah, dan pada akhirnya larangan bermain.

Walau cukup sering mendapatkan kritik akibat gaya permainannya di lapangan, pemain Tim Nasional Swiss ini menegaskan ia tidak akan mengubah gaya permainan yang ia tunjukkan selama ini hanya untuk menghindari respon negatif dari media.

“Dalam sepak bola anda akan mendapat kritik apabila memperoleh kartu merah. Ini adalah gaya permainan saya dan saya tidak akan mengubahnya, apabila mendapat kartu merah, ya memang hal tersebut yang terjadi. Saya dapat menjadi lebih cerdik di lapangan, saya rasa saya telah menunjukkan hal ini setelah kartu merah terakhir saya,” ungkap Granit Xhaka dalam wawancara yang dikutip dari ​Guardian.

Berposisi sebagai gelandang dan cukup sering dimainkan sebagai gelandang bertahan dalam formasi 4-2-3-1 yang diterapkan oleh Arsene Wenger dalam sebagian besar musim 2016/17, dan kini mempertahankan posisinya ketika manajer asal Prancis tersebut mengubah formasi menjadi 3-4-3.

Xhaka tidak menganggap perubahan tersebut menjadi sebuah masalah dan merasa siap untuk beradaptasi. Pemain berusia 24 tahun ini mengatakan sistem tersebut tidak akan diubah setelah The Gunners mendapatkan rentetan hasil positif.

“Saya tidak merasakan perbedaan saat bermain dalam formasi empat atau tiga bek. Bersama Monchengladbach saya sudah pernah merasakan formasi ini selama satu tahun. Memang terdapat beberapa peran yang berbeda, tetapi selama mampu meraih hasil yang diinginkan, kenapa harus kembali ke formasi sebelumnya?” tutup Xhaka mengenai perubahan formasi yang diterapkan Arsenal.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*