Buffon Bertekad untuk Akhiri Kegagalan Juventus di Champions League

AS Monaco v Juventus - UEFA Champions League Semi Final: First Leg

Juventus sukses menapakkan satu kakinya di partai final Champions League musim 2016/17 setelah mengalahkan AS Monaco dalam pertandingan babak semifinal leg pertama pada 4 Mei lalu. Dua gol Gonzalo Higuain sepertinya membuat langkah Bianconeri di leg kedua nanti akan jauh lebih mudah.

Kini Paulo Dybala dan kawan-kawan pun akan menjamu AS Monaco di Turin dalam lanjutan pertandingan leg kedua babak semifinal Champions League, Rabu (10/5) dini hari WIB. Jelang laga krusial tersebut, sebuah pernyataan menarik pun disampaikan oleh kiper mereka, Gianluigi Buffon.

Kiper asal Italia itu bertekad untuk kembali membawa timnya meraih kemenangan dan memastikan satu tempat di partai puncak. Ia pun ingin timnya menghapus hasil buruk di partai final dan dapat meraih titel juara Champions League di akhir musim.

“Tentu saja saya memiliki semangat untuk melupakan kekalahan di dua final sebelumnya. Motivasi saya untuk memenangkan Champions League di musim 2016/17 sangatlah besar,” ujar Buffon pada laman resmi Uefa seperti dilansir ​Mirror.

“Jika kami berhasil memenangkan Champions League, hal tersebut akan menjadi suatu hal yang spesial bagi saya. Juventus sudah memperlihatkan kerja kerasnya sepanjang musim, rasanya akan sangat manis jika kami menutup musim dengan gelar tersebut,” lanjut kiper yang kini berusia 38 tahun itu.

FBL-EUR-C1-MONACO-JUVENTUS

Sepertinya tak aneh jika melihat Gianluigi Buffon begitu bernafsu untuk memenangkan Champions League, pasalnya, satu-satunya gelar yang belum ia dapatkan sepanjang berkarier di dunia sepak bola adalah Champions League.

Sebenarnya, kiper asal Italia itu sempat berpeluang untuk memenangkannya saat berhasil membawa Juventus melaju ke partai final di musim 2014/2015, namun saat itu mereka harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 3-1. Sebelumnya, di tahun 2003 saat Buffon masih berusia 25 tahun, Juventus juga memiliki peluang untuk meraih titel juara Champions League di musim 2002/03, namun saat itu mereka pun harus mengakui kemenangan rival abadinya, AC Milan di babak adu penalti.

Kini di musim 2016/17, Juventus sepertinya kembali berpeluang besar untuk melaju ke partai final dan meraih titel juara Champions League. Tak hanya itu, skuat asuhan Massimiliano Allegri juga berpeluang untuk meraih dua gelar lainnya, yakni Serie A dan Coppa Italia di akhir musim.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*