‘Buat Fans Roma, Totti Bukan Pahlawan melainkan Dewa’

'Buat Fans Roma, Totti Bukan Pahlawan melainkan Dewa'

Menjelang perpisahan Francesco Totti dengan publik Olimpico, ikon AS Roma itu disebut Sven-Goran Eriksson sebagai “Dewa” di mata para suporter klub ibukota itu.

Totti akan mengucapkan perpisahan dengan klub masa kecilnya itu ketika Roma menjamu Genoa, Minggu (28/5/2017). Seiring dengan habisnya kontrak dengan Roma, pesepakbola 40 tahun itu akan memainkan laga terakhirnya di klub setelah 24 tahun di tim utama.

Belum ketahuan apakah Totti akan sekaligus gantung sepatu, dengan Roma juga sudah menawarkan sebuah posisi manajemen, atau justru melanjutkan kariernya sebagai pemain. Satu hal yang pasti adalah statusnya di Giallorossi.

“Buat fans Roma, ia bukanlah seorang pahlawan melainkan Dewa. Ia sudah ada di klub itu sepanjang kariernya,” ujar Eriksson kepada Omnisport yang dikutip Soccerway.

Eriksson, yang kini melatih klub China Shenzhen FC, pernah menangani Roma di pertengahan 1980-an. Selama tiga musim di sana ia mengantar Roma meraih Coppa Italia 1986. Pada saat itu pula perhatian Eriksson dicuri oleh Totti muda.

“Saya masih ingat ketika ia masih sangat muda, saya beberapa kali melihatnya latihan dan bermain. Anda sudah dapat melihat kalau ia akan jadi seorang pemain sepakbola yang mantap,” ucapnya.

“Ia sudah sedemikian hebat, terutama buat Roma, juga di tim nasional. Tapi buat Roma sosoknya adalah yang utama! Ia punya teknik, visi, ia bikin gol. Jumlah pertandingannya akan sulit dilampaui di Roma,” tuturnya.

Eriksson kemudian ditanya mengenai di mana posisi Totti di jajaran pemain terbaik dunia, di masa kini dan masa lalu. “Tak mudah. Hari ini ada Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. (Dulu) Pele, [Johan] Cruyff, [Diego] Maradona. Tapi jika Anda bermukim di Roma, Totti adalah segalanya buat fans Roma dan saya pun memahaminya. Ia pantas akan hal tersebut.”

Leave a comment

Your email address will not be published.


*