Beberapa Fakta yang Mengantarkan Cile Juara Copa America Centenario

Beberapa Fakta yang Mengantarkan Cile Juara Copa America Centenario

Cile mempertahankan gelar juara Copa America usaiĀ  menaklukkan Argentina lewat drama adu penalti 4-2, Senin 27 Juni. Selain kembali mengalahkan Argentina di final, gelar ini sangat spesial karena Copa America tepat berusia 100 tahun.

Tahun lalu, Cile menunggu gelar perdana Copa America dalam durasi 99 tahun. Kini mereka berhasil mempertahankan gelar tersebut hanya dengan kurun waktu setahun.

Kesuksesan Cile tentu menjadi suram buat Argentina. Khususnya bintang mereka Lionel Messi. HIngga saat ini, pemain Barcelona tersebut kembali menelan pil pahit lantaran tak bisa membawa Argentina juara dalam tiga turnamen besar.

Selain gagal di final Copa America Centenario, Messi sebelumnya juga gagal di dua final turnamen besar. Dimulai dari final Piala Dunia 2014. Ketika itu Tim Tango takluk 0-1 dari Argentina lewat gol semata wayang Mario Gotze.

Sedangkan pada tahun lalu, masih terngiang dalam ingatan bagaimana Argentina gagal lewat adu penalti dari Cile. Meski saat itu Messi menjalani eksekusi penalti dengan sukes, tapi mimpi Messi mengangkat trofi akhirnya pupus ketika Gonzalo Higuain menjadi satu-satunya algojo yang gagal karena tendangannya melambung.

Di samping fakta tentang Cile dan juga Messi, metrotvnews juga merangkum beberapa data dan fakta yang mengantarkan La Roja juara Copa America Centenario:

-Gonzalo Higuain belum sama sekali mencetak gol dalam final turnamen besar (Copa America 2016, Copa America 2015, dan Piala Dunia 2014)

-Catatan Argentina dalam lima gelaran terakhir Copa America. 2004: runner up, 2007: runner-up, 2011: perempat final. 2015: runner up, 2016: runner up.

-Alexis Sanchez telah menamakan dirinya menjadi pemain terbaik Copa America setelah mencetak tiga gol dan dua assist.

-Lionel Messi belum pernah mengangkat trofi dengan Argentina dalam tiga final turmanen besar. 2014: Piala Dunia, 2015: Copa America, 2016: Copa America.

-Claudio Bravo memenangkan Copa America sebagai kiper terbaik. Sebab sepanjang babak knock out, penjaga gawang Barcelona itu belum sama sekali kebobolan.

-Hingga saat ini, hanya Brasil yang paling banyak memenangkan gelar Copa America dengan 100 persen menang dalam waktu normal. Ketika itu Tim Samba meraihnya pada 1997 dan 1999.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*