Alessandro Nesta Nilai AC Milan Layak Rayakan Kelolosan ke Liga Europa

Alessandro Nesta Nilai AC Milan Layak Rayakan Kelolosan ke Liga Europa

AC Milan dinilai pantas dan sah untuk merayakan kelolosan ke Liga Europa kendati hal tersebut sempat membuat mereka menjadi sasaran kritik.

“Saya ada di kubu mereka yang merayakannya. Sah-sah saja melakukannya ketika Anda mencapai sebuah target dan Milan mencapainya. Jelas dibandingkan era saya mereka menurun jauh, tapi inilah Milan yang sekarang,” kata eks bek AC Milan, Alessandro Nesta kepada Gazzetta dello Sport.

Kendati musim masih menyisakan satu laga lagi, Milan memastikan diri akan finis keenam di Serie A 2016/2017. Saat ini, Milan punya nilai 63, unggul empat poin dari Inter Milan di posisi tujuh sehingga mereka dipastikan lolos ke Liga Europa musim depan meski harus melalui jalur kualifikasi.

Pasalnya, Juventus tak memakai jatah tiket fase grup Liga Europa yang didapatkan dari memenangi Coppa Italia, karena akan tampil di Liga Champions musim depan. Jatah tiket fase grup Liga Europa itu kemudian dilimpahkan ke Atalanta yang finis kelima di Serie A dan tiket Atalanta, dialihkan ke Milan di posisi berikutnya.

“Jadi dari perspektif itu, ini adalah sebuah langkah penting dan tonggak penting. Kemudian, kalau Anda pikirkan sejenak, Inter bakal langsung menerkam peluang untuk berada di posisi Milan sekarang,” kata Nesta

Keberhasilan lolos ke kompetisi Eropa kemudian dirayakan dengan antusias oleh Milan usai menang 3-0 atas Bologna akhir pekan lalu. Namun, perayaan itu menuai kritikan karena dinilai tak sesuai dengan sejarah Milan sebagai pemilik 18 Scudetto dan tujuh gelar Liga Champions.

Tapi perayaan itu mendapatkan pembelaan Nesta. Bagi bek yang bermain untuk Milan pada 2002-2012 itu, tim yang sekarang ini sudah berbeda dengan era sebelumnya sehingga pantas saja bersuka cita dengan kelolosan ke Liga Europa.

“Mereka cuma perlu punya kerendahan hati dan berhenti memikirkan Milan-nya Berlusconi, karena Milan yang itu sudah hilang. Kerendahan hati itu kata kuncinya. Dengan itulah Anda harus menghadapi perjalanan ke sebuah tempat yang Anda hampir tak ketahui di akhir Juli nanti,” imbuh pria yang kini menangani Miami FC di Liga Amerika Serikat ini, seperti dikutip Football Italia.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*