Ajax Datang ke Final untuk Juara

Ajax Datang ke Final untuk Juara

Seluruh penggawa AFC Ajax larut dalam euforia menyusul keberhasilan melaju ke final Liga Europa 2016-2017. Pelatih Peter Bosz pun menegaskan, Ajax akan datang ke final untuk menjadi juara.

Ajax berhak tampil di final kompetisi Eropa untuk pertama kali sejak 1996 usai menang agregat 5-4 atas Olympique Lyonnais. Di partai puncak, mereka harus menghadapi tim kuat Inggris, Manchester United, pada 24 Mei di Stockholm, Swedia.

“Dari dua leg, kami pantas ke final. Ini perasaaan yang super. Saya senang Manchester United akan menjadi lawan karena mereka rival yang hebat. Sekarang, kita lihat apakah tim ini bisa menciptakan sejarah. Bermain di final sangat menyenangkan. Tapi, Anda tentu akan bermain untuk menang di final,” tutur Bosz.

Perjuangan Ajax menuju final memang tak mudah. Mengantongi keunggulan agregat 4-1 hasil kemenangan di Amsterdam ArenA, Ajax hampir tergelincir pada leg kedua di kandang Lyon. Meski Ajax sanggup mencuri gol pembuka melalui Kasper Dolberg, tapi Lyon membalas berkat brace Alexandre Lacazette dan satu gol dari Rachid Ghezzal.

Ditambah lagi, Ajax harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-87. Jika Lyon bisa mencuri satu gol, laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Jika menambah dua gol, Lyon-lah yang akan lolos ke final. Pada akhirnya, Ajax lolos dari lubang jarum karena Lyon tak mampu menambah gol.

Jantung saya berdetak cepat! Kami membuat situasi menjadi sulit karena kami bermain baik di babak pertama. Dua menit jelang akhir babak pertama, segalanya keliru. Saya katakan kepada para pemain agar tak panik. Tapi laga berbeda hadir di babak kedua. Keyakinan Lyon membuat kami dalam posisi sulit,” urai Bosz.

“Berdasarkan dua laga yang berat, kami lebih baik. Meski saya akui pada akhirnya kami juga memperoleh keberuntungan. Tapi semuanya tuntas dan ini sangat spesial,” pungkasnya. (ira/JPG)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*